Menteri Agama Nasaruddin Umar dan KH Ma'ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16, LAZNAS Saya Peduli Dukung Lahirnya Generasi Qurani Indonesia
Donasi Sekarang Pendidikan

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan KH Ma'ruf Amin Hadiri Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16, LAZNAS Saya Peduli Dukung Lahirnya Generasi Qurani Indonesia

LAZNAS Saya Peduli Jun 16, 2026

Jakarta, 16 Juni 2026 - Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia dihadiri Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. dan Wakil Presiden ke-13 RI Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin.

Jakarta, 16 Juni 2026 - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia yang dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. serta Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diikuti oleh 324 hafidz dan hafidzah dari berbagai daerah di Indonesia yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an pada berbagai tingkatan. Kehadiran para tokoh nasional tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah dalam mencetak generasi muda penghafal Al-Qur'an yang berakhlak mulia dan siap memberikan kontribusi bagi bangsa dan umat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yang selama ini konsisten berkontribusi dalam pendidikan Al-Qur'an dan pembinaan generasi muda Indonesia. Menurutnya, para penghafal Al-Qur'an memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta memperkuat karakter bangsa di masa depan.

Sementara itu, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin menegaskan pentingnya memperkuat pendidikan Al-Qur'an sebagai fondasi dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.

Sebagai salah satu sponsor dan mitra dalam kegiatan tersebut, LAZNAS Saya Peduli turut hadir memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan wisuda tahfidz yang menjadi momentum penting bagi para santri penghafal Al-Qur'an. Kehadiran LAZNAS Saya Peduli merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung pendidikan dan pembinaan generasi Qurani melalui berbagai program pendidikan dan pemberdayaan.

Ketua Yayasan Amal Saya Peduli, Abdul Jalil, menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur'an merupakan salah satu fokus utama program lembaga. Melalui dukungan para donatur, LAZNAS Saya Peduli terus berupaya membantu para santri agar dapat belajar dan menghafal Al-Qur'an dengan lebih baik.

"Kami meyakini bahwa investasi terbaik adalah investasi untuk pendidikan Al-Qur'an. Melalui program Orang Tua Asuh Santri Tahfidz dan berbagai program pendidikan lainnya, kami berupaya menghadirkan dukungan berkelanjutan bagi para santri agar mereka dapat fokus menghafal Al-Qur'an dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi umat," ujarnya.

Saat ini, LAZNAS Saya Peduli telah mendukung lebih dari 333 santri tahfidz melalui berbagai program pembinaan dan beasiswa pendidikan. Dukungan tersebut mencakup kebutuhan pendidikan, konsumsi, pembinaan karakter, serta berbagai fasilitas penunjang proses menghafal Al-Qur'an.

Pada Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 ini, puluhan santri binaan LAZNAS Saya Peduli turut menjadi bagian dari para wisudawan dan wisudawati yang berhasil menyelesaikan target hafalan mereka. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, lembaga zakat, dan para donatur mampu menghadirkan dampak yang besar dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur'an.

Selain menjadi ajang apresiasi bagi para santri, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan lembaga filantropi dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang berkelanjutan.

LAZNAS Saya Peduli berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam mendukung pendidikan para santri penghafal Al-Qur'an melalui program Orang Tua Asuh Santri Tahfidz, sehingga semakin banyak generasi Qurani yang lahir dan mampu membawa manfaat bagi Indonesia maupun dunia.

Melalui semangat Peduli, Berbagi, Menginspirasi, LAZNAS Saya Peduli terus berkomitmen menghadirkan program-program yang berdampak di bidang pendidikan, dakwah, kesehatan, ekonomi, dan sosial kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia.

Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. memberikan keterangan pers dalam kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.
Para hafidz mengikuti prosesi Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia.
Para wisudawan tahfidz berfoto bersama setelah menerima penghargaan.
Santri tahfidz berfoto bersama di panggung Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.
Prosesi penyerahan penghargaan kepada santri tahfidz dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.
Para santri tahfidz duduk bersama setelah mengikuti prosesi wisuda.
Suasana Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16 Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia yang diikuti para undangan dan wali santri.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dan KH Ma'ruf Amin berfoto bersama tokoh dan tamu undangan dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.
Perwakilan LAZNAS Saya Peduli bersama tamu undangan menghadiri rangkaian Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.
KH Ma'ruf Amin dan tamu undangan mengikuti kegiatan Wisuda Tahfidz Al-Qur'an ke-16.